Australia Open 2025:Bertemu Raymond/Nikolaus di Final, Fajar/Fikri Raih Tiket ke BWF World Tour Finals 2025

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR-Laga sesama Indonesia di semifinal ganda putra Australia Open 2025 dimenangi Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Fajar/Fikri) usai singkirkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dalam laga sengit yang berlangsung tiga gim 21-15, 19-21, 21-16 di Quaycentre, Sydney, Sabtu (23/11/2025).

Dengan kemenangan itu, Indonesia dipastikan meraih gelar juara ganda putra antara Fajar/Fikri melawan Raymond/Nikolaus yang sudah lebih dahulu mengamankan tempat di partai puncak.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju mulus ke final setelah mengalahkan unggulan kedua Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin 21-15, 21-15 pada semifinal Australia Open 2025.

“Puji Tuhan senang sekali karena bisa mengalahkan pasangan top, senang juga bisa membuat All Indonesian Finals di ganda putra,” kata Nikolaus.

Dia mengatakan pada laga pamungkas, akan bermain lebih fokus karena keduanya bertekad bisa meraih juara untuk pertama kalinya di Super 500.

Sementara bagi Fajar/Fikri selain menembus final Australia Open, capaian mereka membuat mereka secara otomatis mengantongi tiket lolos BWF World Tour Finals di Hangzhou, China pada Desember.

Fajar mengaku gembira dengan pencapaian tersebut karena tidak menetapkan target saat memulai kompetisi berpasangan dengan Fikri.

“Ini terasa sangat luar biasa, kami hanya mencoba yang terbaik di setiap pertandingan,” katanya.

Fajar menjelaskan bahwa kondisi keduanya yang tidak bisa bermain di ajang sebelumnya Kumamoto Masters Jepang 2025 membuat mereka merasa semakin sulit ke BWF World Tour Finals.

Namun, keduanya lolos ke ajang tersebut karena pesaing mereka seperti dari Taiwan tidak menembus babak semifinal di Australia Open 2025.

“Tidak main di Kumamoto memang membuat langkah kami ke Hangzhou menjadi sangat sulit. Bukan hanya perjuangan saya dan Fikri tapi harus melihat hasil dari pasangan lain. Kembali lagi, luar biasa akhirnya kami bisa masuk,” katanya.

Fajar mengatakan, pada laga final, mereka akan menghadapi Raymond/Joaquin yang tampil luar biasa mengalahkan pasangan-pasangan unggulan untuk mencapai final.

“Kami bersyukur ada regenerasi ganda putra yang siap bersaing di level atas, semoga mereka bisa konsisten. Tapi kalau berbicara besok, kami maunya kami yang juara,” katanya.

Sementara itu, Fikri mengakui bahwa Sabar/Reza bermain bagus sehingga laga berlangsung sampai rubber game.

“Di gim pertama mereka memang selalu tertekan oleh serangan kami tapi di gim kedua kami kewalahan karena mereka mengganti pola. Di gim ketiga adu strategi hingga akhir tapi alhamdulillah kami bisa keluar sebagai pemenang,” katanya.

Fikri menambahkan dalam laga itu, mereka masih banyak melakukan kesalahan sendiri yang menjadi evaluasi utama untuk diperbaiki di laga final pada Minggu (23/11).(*/ANTARA)

Leave a Reply