SPORTSJABAR-Jelang duel Persib kontra Persija yang disebut el classico versi Indonesia Minggu (11/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung,
Mantan bintang Persib Zaenal Arif angkat bicara.Ia memprediksi pertandingan akan berjalan sengit, pasalnya kedua tim kedalaman skuadnya merata.
“Mereka juga salah satu calon pesaing kita untuk merebut gelar musim ini.
Jadi saya kira pertandingan akan berjalan cukup sengit temponya cukup tinggi.Yang pasti, saya berharap Persib bisa mengendalikan semuanya. Dan kalau berbicara soal skor Persib bakal menang tipis, saya kira 2-1 skor yang realistis,” ujar Abo sapaan akrab striker Persib era-2000-an ini.
Ia mengingatkan para penggawa Persib hati-hati gangguan psikologis dari pemain Persija.Seperti memancing emosi atau menurunkan tempo permainan supaya pemain Persib terganggu.
Abo berharap Marc Klok dan kawan-kawan tidak terganggu dengan trik-trik mereka, karena ia yakin mereka akan memancing supaya pemain Persib tidak fokus bermain.Untuk itu Persib harus bisa cetak gol di menit-menit awal pertandingan.
Menurut Abo persaingan ketat Persib dan Persija di papan klasemen membuat laga ini lebih panas dari biasanya. Ini salah satu faktor yang mungkin akan menjadikan laga ini laga sarat gengsi, karena siapapun yang menjadi pemenang itu akan berpengaruh di posisi 3 besar .
“Yang pasti, saya sangat yakin dengan coach Bojan, dia sudah menyiapkan strategi atau gameplay yang disiapkan melawan Persija. Karena secara agresifitas Persija cukup baik. Produktivitas golnya juga sangat baik musim ini,” jelasnya.
Ia tahu Persib juga harus tampil di kompetisi Asia. Namun hal tersebut bukan hal yang mesti jadi permasalahan besar, Yang terpenting bagaimana caranya mengamankan 3 poin supaya persaingan di papan atas ini tetap terjaga.
Tiket duel Maung Bandung kontra Macan Kemayoran sudah ludes terjual dan khir pekan ini Stadion GBLA dipastikan akan menjadi lautan biru.
“Ya dari dulu juga, jaman saya bermain pertandinGan lawan Persija sudah pasti tiket sold out. Ya sudah tau lah, para pemain juga sudah bisa mengantisipasi itu, dan para pemain juga sudah paham kalau lawan Persija itu mempertaruhkan gengsi dan harga diri daerah yang selama ini menjadi barometer sepakbola Indonesia,” pungkas Abo.(RESTU)
