Proliga 2026:Turunkan Pemain Pelapis, Jakarta Bhayangkara Presisi Tetap Libas Garuda Jaya 3-0

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR-Menurunkan tim pelapis, juara bertahan putra Jakarta Bhayangkara Presisi menang telak atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-19, 25-16), dalam lanjutan putaran kedua Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (14/2/2026) malam.

Bhayangkara Presisi tampil dengan rotasi besar-besaran, mengistirahatkan pilar utama, Bhayangkara Presisi mengandalkan Alvin Daniel, Rizal, Arjuna, Kevin, Zakhid, dan Abhinaya.Mereka langsung tancap gas.

Sebaliknya, Garuda Jaya yang menurunkan skuad terbaik seperti Dawuda, Haikal, Bagas, Timofei Sokolov, Fauzan Nibras, dan Kristoforus, justru tampak tertekan sejak awal.

​Alvin Daniel dkk mendominasi perolehan angka hingga kedudukan 18-14. Meski anak asuh Nur Widayanto berusaha memperkecil ketertinggalan, Bhayangkara Presisi tetap tenang dan memimpin 21-15 di fase kritis. Set pertama akhirnya dikunci tim pelapis Presisi dengan skor 25-17.

​Memasuki set kedua, Jakarta Garuda Jaya mencoba bangkit dan mengambil inisiatif serangan. Duel sempat berlangsung ketat di awal set dengan keunggulan tipis Garuda Jaya 8-7. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama.

​Tekanan konstan dari Alvin Daniel mampu membalikkan keadaan menjadi 13-10. Melalui aksi Agustino dan Fauzan Nibras, Garuda Jaya mencoba memberikan perlawanan hingga skor 14-16 di pertengahan set. Ketangguhan pertahanan Bhayangkara Presisi dalam menahan bola-bola sulit membuat mereka tetap unggul 23-18, sebelum akhirnya menutup set kedua dengan 25-19.

​Set ketiga, pelatih Reidel Toiran tetap mempertahankan komposisi pemain pelapis. Pertandingan sempat memanas saat kedua tim saling kejar angka dari 10-10 hingga 12-12. Garuda Jaya bahkan sempat mencicipi keunggulan 10-8.

​Namun, Bhayangkara Presisi kembali ke “setelan awal” dengan serangan yang lebih terorganisir, membuat mereka melesat 18-14. Meski para pemain muda Garuda Jaya pantang menyerah, kematangan Alvin Daniel dkk tak terbendung. Pertandingan berakhir dengan skor 25-16 untuk kemenangan mutlak Jakarta Bhayangkara

​Keputusan Reidel Toiran menurunkan pemain cadangan terbukti efektif untuk menjaga kebugaran tim utama sekaligus memberikan jam terbang. Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya yang dihuni talenta muda masa depan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam menjaga konsistensi saat menghadapi tekanan mental dari tim papan atas.

Usai laga pelatih Garuda, Jaya Nur Widayanto mengakui pemainnya tidak stabil, “Pemain kami terdiri dari pemain-pemain muda, dan selalu tidak stabil,” ucapnya.

Salah satu pemain Garuda Jaya Fauzan Nibras mengakui, timnya bermain tidak stabil, “Ya itulah kami, semua pemain muda yang kadang bermain tidak stabil,” kata Nibras.

Sementara itu pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran mengakui, meski menurunkan skuad pelapis masih bisa bermain baik, “Kami sudah mempersiapkan tim ini sejak lama. Dan kemenangan hari ini cukup wajar,” kata Toiran.

Salah satu pemain Bhayangkara Presisi, Rizal mengakui penampilan timnya hari ini cukup baik,”Kemenangan hari ini tentu memacu semangat kami untuk berprestasi lebih jauh bersama Bhayangkara Presisi,” katanya.

Jadwal Minggu (15/2/2026):
Jam 13.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Popsivo Polwan (putri)
Jam 16.00 WIB: Bandung bjb Tandamata vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (putri)
Jam 19.00 WIB: Surabaya Samator vs Medan Falcons Tirta Bhagasasi (putra).(*/PBVSI)

Foto: Humas PBVSI

Leave a Reply