SPORTSJABAR-Pelatih Persib Bojan Hodak lega tim asuhannya bisa melewati laga yang sulit lawan PSM Makassar dengan kemenangan 1-0 melalui tandukan Andrew Jung pada laga pekan ke 15 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (27/12/20225/26.
“Saya sudah katakan kemarin, ini akan menjadi laga yang sulit dan terlihat tadi pertandingannya sulit. Di babak pertama, kami bermain lebih baik, mencetak gol dan memiliki satu penalti. Di babak kedua, kami turun terlalu dalam di belakang,” ujar Hodak seusai laga.
Ia mengaku di babak kedua PSM tampil lebih menekan.Meski begitu pada akhirnya menurut dia mereka tidak benar-benar memiliki peluang. Memang ada beberapa umpan silang, tetapi Federico Barba dan kawan-kawan tidak gampang dibobol karena bertahan dengan sangat baik.
“Saya juga tahu, permainan pada babak kedua tidak bagus dan harus segera dilupakan, tapi yang terpenting kami mendapatkan tiga poin di pertandingan ini,” tuturnya.
Hodak menilai PSM adalah tim yang mengandalkan fisik pasalnya memiliki sejumlah pemain yang tinggi badanya di atas rata-rata.Hari ini mereka banyak mendapat kartu kuning, akibat banyak melakukan pelanggaran dan tekel. PSM mengantungi 5 kartu kuning, sednagkan Persib hanya satu.
Diakuinya hari ini,Persib memainkan Berguinho dan Barros sebagai starter karena PSM adalah tim dengan pemain-pemain tinggi dan sangat berbahaya dalam set piece.
“Jadi itu yang membuat saya memainkan pemain yang tinggi juga ketimbang memasang Saddil dan Beckham sebagai starter,” jelas Hodak.
Hari ini Berguinho menyebabkan tim mendapatkan penalti dan pada beberapa laga terakhir, dia bermain dengan bagus. Karena itu dirinya selalu menjadi starter.
Bagi saya, hal bagusnya adalah Berguinho dan Saddil, keduanya bermain bagus pada posisi itu. Di sisi lain, kami juga memiliki Beckham dan Barros.
“Barros bermain sangat bagus saat bertahan karena bisa menghentikan bek kiri mereka. Jadi ini hal yang bagus,” jelas juru taktik asal Kroasia ini.(RESTU)
Foto: PERSIB.CO.ID
