SPORTSJABAR-Drama di lapangan antara Persebaya dan Persib ternyata berlanjut hingga ke ruang media. Bojan Hodak, yang biasanya lugas menganalisis strategi, kali ini memilih bungkam seribu bahasa. Di balik skor imbang 2-2 yang sengit, tersimpan kekecewaan mendalam sang pelatih terhadap pengadil lapangan yang membuatnya lebih memilih diam daripada terkena denda.
Duel dua tim papan atas ini berjalan ketat.Empat gol tercipta dalam pertandingan yang berakhir tanpa pemenang ini .Selain kepada pemain , kartu kuning juga diberikan buat pelatih Persib Bojan Hodak serta juru taktik Persebaya Bernardo Tavares.
Tuan rumah unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Moriera di menit 44.Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan di menit 51.Maung Bandung berbalik unggul melalui Andrew Jung di menit 71.Namun kemenangan Persib yang sudah di pelupuk mata sirna oleh gol telat Francisco Rivera di menit 83.
Soal sikapnya menolak bicara kepada media terkait pertemuan Persib dan Persebaya, Bojan Hodak mengaku selalu menghormati media.
“Saya menghargai pekerjaan Anda, tetapi saya tidak bisa berbicara tentang wasit hari ini.Jika saya tidak membicarakan wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa dibicarakan,” ujar Hodak.
Meski cukup banyak sorotan untuk pertandingan tersebut, terutama terhadap kepemimpinan wasit dan penggunaan teknologi VAR, Hodak memilih tidak berkomentar banyak.
“Saya menyadari, setiap pernyataan yang keluar dari mulut akan memiliki konsekuensi,”ucapnya.
Pelatih asal Krosia ini menambahkan karena alasan ini, dirinya tidak akan memberikan penjelasan apapun, agar tidak dikenai sanksi.(*)
Foto:PERSIB.CO.ID
