Reaksi John Herdman Usai Indonesia Kalah dari Bulgaria: Seharusnya Kami yang Menang!

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR– Tim nasional Indonesia tampil dominan menghadapi Bulgaria, namun dipaksa menyerah 0-1 lewat gol Marin Petkov di menit 38 dari titik penalti pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026).Pelatih John Herdman mengatakan seharusnya kemenangan menjadi milik Indonesia.

Menurut penilaian Herdman tim asuhannya tampil lebih baik dibanding Bulgaria.Lapangbola.com mencatat Indonesia menguasai bola sebanyak 71 persen, sementara negara asal Eropa itu hanya 29 persen.

“Malam ini seharusnya menjadi kemenangan untuk Indonesia. Bulgaria adalah tim peringkat 80 dunia, tetapi menurut saya, malam ini Indonesia bermain lebih baik,” kata Herdman dalam jumpa pers usai pertandingan,dikutip dari ANTARA.

Dari jumlah penguasaan bola itu, Indonesia melepaskan enam tembakan yang hanya satu tepat sasaran, sementara Bulgaria dengan penguasaan bola sedikit tampil lebih efektif karena mampu mencatatkan empat tembakan tepat sasaran, termasuk gol tendangan penalti Marin Petkov pada menit ke-38, dari total sembilan tembakan.

“Selamat untuk Bulgaria. Mereka memenangkan pertandingan dan mampu mengelola laga dengan baik—memperlambat tempo, mengontrol ritme. Itu bagus untuk mereka, karena itulah cara memenangkan pertandingan,” kata Herdman memuji mentalitas Bulgaria sebagai tim yang lebih berpengalaman daripada Indonesia.

Ketika mengungkapkan mengapa Indonesia tak mampu mencetak gol, Herdman menyuruh awak media untuk bertanya kepada mistar gawang, yang menggagalkan peluang emas Indonesia dari upaya Ole Romeny pada menit ke-70.

“Kalau ditanya kenapa kami tidak mencetak gol, mungkin Anda harus bertanya kepada mistar gawang. Itu hampir menjadi gol kelas dunia dari Ole,” ucap Herdman.

Dengan kekalahan ini, maka dua laga pertama Herdman bersama Indonesia berakhir dengan satu kemenangan dan satu kekalahan. Dari dua laga ini, tim Garuda mencetak empat gol dan hanya kemasukan satu gol.

Pelatih asal Inggris itu mengatakan kekalahan ini terasa menyakitkan, apalagi ia mengakui timnya bermain jauh lebih baik dari Bulgaria. Kendati demikian, kata dia, kekalahan ini akan dimanfaatkan timnya untuk terus belajar guna berkembang menjadi tim yang lebih kuat.

“Saya yakin para pemain akan belajar dari ini, akan berkembang. Tapi kami kecewa. Rasanya menyakitkan. Sangat menyakitkan,” kata dia.(*)

Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar

Leave a Reply