SPORTSJABAR-Pelatih Persib Bojan Hodak mengklaim Persib mendominasi permainan saat menjamu Arema FC pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/26.Namun gagal memenangi pertandingan karena tidak bisa cetak gol dalam duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (24/4/2026).
“Lawan hampir tidak memiliki peluang, yang berarti kami mendominasi pertandingan sepenuhnya. Jika melihat statistik, kami mencatatkan 28 tembakan ke gawang. Jadi bisa dibilang ini pertandingan yang sangat satu arah,” ujar Hodak kepada pewarta usai laga.
Ia mengakui tim asuhannya menciptakan banyak peluang, tetapi tidak berhasil mencetak gol. Itulah yang menjadi pembeda hari ini.
Menurut Hodak dari sisi pertahanan, pemain Persib bermaing sangat baik.Sementara Arema hampir tidak memiliki peluang berarti.
Juru taktik asal Kroasia ini menambahkan di lini tengah, permainan menjadi sulit karena Arema bermain sangat bertahan. Padahal Marc Klok dkk. sebenarnya menciptakan banyak peluang ke gawang lawan namun tidak berhasil mencetak gol.
“Tentu ini membuat frustrasi, tapi kami juga harus menghormati Arema. Mereka datang dan bertahan dengan sembilan hingga sepuluh pemain,” jelasnya.
Hodak merasa tidak ada yang benar-benar buruk dari permainan Persib, kecuali penyelesaian akhir. Secara keseluruhan, kami bermain baik dan mampu menciptakan banyak peluang. Bukan karena Persib tidak menciptakan peluang—justru sebaliknya.
Ia menilai dalam situasi seperti ini, peluang yang sedikit harus bisa dimaksimalkan. Hari ini Persib punya cukup banyak peluang, tetapi gagal mencetak gol. Padahal dalam sepak bola, yang terpenting adalah gol.
“Meski begitu, kami masih berada di posisi pertama. Hanya saja, kami sedikit mempersulit situasi sendiri. Sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya. Masih ada lima laga tersisa, dan kami harus berusaha memenangkan semuanya,” tandas Hodak.(RESTU)
Foto:PERSIB.CO.ID
