Operator I.League rilis nominasi penghargaan BRI Super League 2025/26, Tiga wakil Persib Bandung masuk daftar pemain dan pelatih terbaik!

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR–Menjelang berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/26, operator kompetisi I.League mengumumkan daftar penghargaan untuk musim ini.yang meliputi kategori Pemain Terbaik, Pemain Muda Terbaik, Kiper Terbaik, Pelatih Terbaik, dan Gol Terbaik.

Deretan nama yang masuk nominasi merupakan pemain dan pelatih yang tampil konsisten, memberi dampak besar bagi tim, serta menunjukkan performa impresif sepanjang musim.Tiga wakil Persib yaitu Federico Barba,Beckham Putra Nugraha,dan Bojan Hodak menjadi nominator pemain terbaik dan pelatih terbaik.

Barba dan Beckham bersaing dengan dua pemain andalan Borneo FC, Mariano Peralta dan Juan Villa, dan Allano Brendon (Persija).Sedangkan Hodak masuk nominasi bersama Fabio Lefundes (Borneo FC Samarinda),dan Paul Munster (Bhayangkara Presisi Lampung FC).

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut musim ini menghadirkan kompetisi yang sangat kompetitif dengan peningkatan kualitas permainan, kemunculan talenta muda, serta konsistensi sejumlah pemain dan pelatih sepanjang kompetisi.

“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing. Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” ujar Ferry.

Ia menambahkan bahwa proses penilaian dilakukan melalui kombinasi data statistik, evaluasi Technical Study Group (TSG) BRI Super League 2025/26, kontribusi terhadap tim, hingga aspek sportivitas dan konsistensi performa.

“Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas kompetisi terbaik. Oleh karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka statistik, tetapi juga berdampak pada pemain dan pelatih terhadap permainan tim,” tambahnya.

Berikut daftar penghargaan yang diberikan kepada BRI Super League 2025/26:

Nominasi Pemain Terbaik
Persingan kategori Pemain Terbaik menjadi salah satu yang paling menarik. Lima pemain dari klub-klub papan atas tampil dominan dan menjadi motor utama sepanjang musim.

  1. Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda)
    Mariano Peralta menjadi sosok sentral di garis serang Borneo FC Samarinda. Torehan 18 gol dan 13 assist tampil sebagai pemain paling produktif dalam menciptakan peluang sekaligus penyelesaian akhir. Selain mencatat 72 peluang tercipta, Peralta juga memiliki 57 dribel sukses dan kontribusi pertahanan yang baik untuk pemain ofensif. Performanya membawa Borneo FC terus bersaing dalam perebutan gelar hingga pekan terakhir.
  2. Federico Barba (Persib Bandung)
    Bek asal Italia ini menjadi pemimpin lini belakang Persib Bandung yang tampil sebagai salah satu pertahanan terbaik musim ini. Barba bukan hanya kuat dalam duel bertahan, tetapi juga menjadi figur penting dalam build-up permainan Persib. Barba sejauh ini mencatat 5 gol, 29 tekel, 100 intersep, dan 60 sapuan. Konsistensi, kepemimpinan, dan ketenangannya menjadi fondasi kukuh bagi Maung Bandung dalam perburuan gelar juara.
  3. Juan Villa (Borneo FC Samarinda)
    Juan Villa tampil luar biasa sebagai gelandang pengatur permainan Borneo FC. Ia mencatat 405 operan progresif, 228 operan ke sepertiga akhir, serta 42 peluang tercipta. Tak hanya kreatif, Villa juga produktif dengan 12 gol dan delapan assist. Kombinasi visi bermain, distribusi bola, serta kontribusi menyerang dan bertahan menjadikannya salah satu pemain paling komplet musim ini.
  4. Beckham Putra (Persib Bandung)
    Beckham terus berkembang menjadi salah satu pemain lokal paling berpengaruh di kompetisi. Gelandang Persib itu mencatat 26 peluang tercipta, 138 umpan progresif, dan tiga assist, serta aktif membantu transisi menyerang maupun bertahan. Mobilitas dan kreativitasnya menjadi bagian penting permainan Persib. Ia juga telah mencetak 3 gol pada musim ini.
  5. Allano Brendon (Persija Jakarta)
    Allano menjadi kreativitas motor Persija Jakarta sepanjang musim. Ia mencatat 62 peluang tercipta dan sembilan assist (serta 9 gol), sekaligus aktif membangun serangan melalui 317 umpan progresif. Perannya sangat penting dalam menjaga Persija tetap kompetitif di papan atas hingga akhir musim.

Nominasi Pemain Muda Terbaik
Kategori pemain muda terbaik menghadirkan tiga nama yang tampil menonjol dan konsistensi memberikan kontribusi besar bagi tim mereka.

  1. Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
    Bek muda Persija tampil matang sepanjang musim. Dony mencatat 70 intersep, 52 pemulihan, serta rasio kemenangan duel ofensif dan defensif yang mengesankan. Selain kuat bertahan, ia juga aktif membantu serangan dengan 31 dribel sukses dan 15 umpan silang sukses.
  2. Rivaldo Pakpahan (Borneo FC Samarinda)
    Rivaldo menunjukkan kualitas sebagai gelandang muda modern dengan akurasi umpan mencapai 92 persen. Ia mencatat 84 intersep dan 59 pemulihan, sekaligus tampil disiplin dalam menjaga keseimbangan permainan Borneo FC.
  3. Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
    Kiper muda PSIM ini tampil gemilang di bawah mistar. Dengan 9 clean sheet dan save rasio 83 persen, Cahya menjadi salah satu faktor penting keberhasilan PSIM tampil kompetitif musim ini. Ia juga mencatatkan gol-gol positif yang dicegah, menunjukkan kemampuannya menggagalkan peluang berbahaya lawan.

Nominasi Kiper Terbaik
Persaingan penjaga gawang terbaik musim ini berlangsung sangat ketat.

  1. Nadeo Arga Winata (Borneo FC Samarinda)
    Nadeo tampil konsisten sepanjang musim dengan 12 clean sheet dan save rasio 89 persen. Kiper tim nasional Indonesia itu juga mencatat gol-gol yang dicegah tertinggi di antara para penghargaan, membuktikan berjanji sebagai penyelamat penting Borneo FC dalam perburuan gelar.
  2. Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
    Penampilan impresif Cahya tak hanya membawa masuk penghargaan pemain muda terbaik, tetapi juga penjaga gawang terbaik. Refleks cepat dan ketenangannya menjadi kekuatan utama PSIM sepanjang musim.
  3. Igor Rodrigues (Persita Tangerang)
    Kiper Persita tampil sangat solid dengan rasio penyelamatan mencapai 91 persen dan 12 aksi menyapu. Igor menjadi salah satu penjaga gawang paling konsisten musim ini meski bermain di tim yang beberapa kali menghadapi tekanan sepanjang kompetisi.

Nominasi Best Coach
Tiga pelatih yang sukses membawa identitas permainan kuat serta menjaga konsistensi skuad masuk dalam nominasi pelatih terbaik.

  1. Fabio Lefundes (Borneo FC Samarinda)
    Fabio Lefundes sukses menjaga Borneo FC tetap berada dalam persaingan juara hingga pekan terakhir. Gaya bermain agresif dan produktif membuat Borneo FC menjadi salah satu tim paling tajam musim ini.
  2. Bojan Hodak (Persib Bandung)
    Bojan Hodak kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih elite dengan membawa Persib memimpin klasemen menjelang pekan terakhir. Stabilitas permainan dan konsistensi hasil menjadi kekuatan utama Maung Bandung musim ini.
  3. Paul Munster (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
    Paul Munster berhasil mengangkat performa Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi tim yang kompetitif dan sulit dikalahkan. Racikan taktiknya membuat tim tampil disiplin dan efektif sepanjang musim.

Nominasi Best Goal
Kategori gol terbaik musim ini menghadirkan tiga momen spektakuler yang mencuri perhatian publik sepak bola nasional.

  1. Hokky Caraka (Persita Tangerang) – Persita vs Persik Kediri (Pekan 15)
  2. Rendy Sanjaya (Madura United FC) – Madura United FC vs Persik Kediri (Pekan 27)
  3. M. Iqbal (PSIM Yogyakarta) – PSIM Yogyakarta vs Madura United FC (Pekan 33)

Ferry menambahkan bahwa penghargaan musim ini menjadi representasi kualitas kompetisi yang semakin kompetitif dan berkembang.

“Ya, kami melihat peningkatan kualitas permainan, munculnya pemain muda potensial, hingga kompetisi yang sehat di semua level. Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan BRI Super League ke depan,” tutup Ferry.

Pemenang seluruh kategori yang dianugerahi BRI Super League 2025/26 akan diumumkan setelah pekan terakhir kompetisi berakhir, termasuk penghargaan top skorer, tim Fair Play dan Best XI.(*)

Leave a Reply