SPORTSJABAR-Pembalap belia Indonesia, Veda Ega Pratama, mengamankan posisi start ke-13 (P13) pada sesi kualifikasi Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello setelah mencatatkan waktu 1 menit 55,548 detik di kualifikasi kedua (Q2). Balapan utama Moto3 Italia 2026 dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu (31/5/2026) pukul 16.00 WIB sepanjang 17 putaran.
Meskipun gagal menembus barisan depan (front row) yang menjadi target utamanya, penampilan pembalap berjuluk Rocket Boy ini tetap menunjukkan grafik performa yang solid dan penuh perjuangan di lintasan yang sangat teknis.
Perjalanan Veda di Mugello dipenuhi dengan adaptasi yang cepat. Pada hari Jumat, ia sempat kesulitan menaklukkan sirkuit dalam kondisi lintasan basah saat Free Practice 1 (FP1) dan terdampar di posisi ke-20.
Namun, saat aspal mengering pada sesi Practice (PR), Veda melakukan lonjakan drastis ke posisi ke-9 pada menit-menit akhir lewat aksi time attack dramatis, yang memberinya tiket lolos langsung ke Q2 tanpa harus melewati Q1.
Memasuki sesi Q2 yang krusial pada hari Sabtu, persaingan ketat khas Moto3 memaksa setiap pembalap berebut angin (slipstream). Veda sempat tertahan di papan tengah dan terus mencoba memperbaiki racing line di tikungan cepat ikonik Mugello seperti Casanova-Savelli dan Arrabiata.
Hingga bendera finis dikibarkan, ia harus puas di posisi ke-13, namun modal ritme balapnya sangat kuat karena ia hanya terpaut sangat tipis 0,686 detik dari peraih pole position, David Almansa.
Veda mengakui ada sedikit rasa kecewa karena tidak bisa memulai balapan dari baris depan. Namun, mengingat trek Mugello memiliki karakteristik trek lurus panjang dan tikungan cepat yang sangat ia sukai, ia tetap optimistis.
“Secara keseluruhan hari-hari latihan berjalan positif, walau kualifikasi sangat ketat. Target saya sebenarnya adalah front row, jadi ada sedikit kekecewaan. Tapi kami memiliki momentum yang baik dari seri-seri sebelumnya,” terang Veda.
“Fokus saya sekarang adalah menjaga konsistensi kecepatan sejak awal balapan (race pace), terus belajar, dan berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik,” tandasnya.
Manajer Honda Team Asia (Hiroshi Aoyama)Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji keberhasilan Veda menembus Q2 secara langsung sebagai langkah awal yang sangat positif. Mengenai peluang naik podium dari posisi start ke-13, tim manajemen melihat kesempatan itu tetap terbuka lebar asalkan konsistensi kecepatan dan strategi slipstream berjalan sempurna.
“Keberhasilan Veda mengamankan akses langsung ke Q2 adalah hal yang bagus. Untuk balapan, Mugello adalah sirkuit yang sangat menuntut stabilitas dan taktik cerdas di lintasan lurus. Kami terus bekerja keras menyempurnakan setelan motor NSF250RW miliknya agar ia memiliki konsistensi race pace yang kuat,” tutur Aoyama.
Aoyama percaya jika ia bisa menjaga ritme positif di grid tengah sejak putaran pertama, peluang untuk merangsek ke barisan depan dan memperebutkan podium tetap terbuka lebar.
“Keyakinan tim juga didasari oleh rekam jejak emosional Veda, di mana ia pernah menyapu bersih dua kemenangan podium tertinggi di sirkuit ini saat berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup musim lalu,” pungkasnya.(*)
Foto:Dok. Honda Team Asia
