SPORTSJABAR-Persib gagal mewujudkan ambisi mengulang prestasi pada 2015 menjadi juara Piala Presiden, setelah kalah 6-7 di tangan Persebaya Surabaya lewat drama adu penalti pada laga final Piala Presiden 2026 Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).
Duel Maung Bandung kontra Bajul Ijo dituntaskan melalui adu penalti, pasalnya dalam waktu normal dan babak perpanjangan waktu 2×15 menit, kedua tim bermain imbang 1-1. Persebaya unggul lebih dulu lewat gol Ramadan Sananta menit 20. Namun, Persib menyamakan kedudukan melalui gol Patricio Matricardi di menit 24.
Dalam pertandingan ini, pelatih Igor Tolic menurunkan starter Winning Team yang menyingkirkan Persija di semifinal yaitu Teja Paku Alam (PG); Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Ikhwan Ali Tanamal; Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda; Adam Alis (c), Luka Menalo, Uilliam Barros; dan Balsa Sekulic.
Sejak awal Kedua tim bermain hati-hati dengan tempo sedang .Penggawa Persib dan Persebaya mencoba menusuk kotak penalti lawannya.
Persebaya membuka keunggulan melalui gol Ramadhan Sananta pada menit 20. Namun,empat menit kemudian Pangeran Biru menyamakan kedudukan melalui bek tengah Matricardi yang merangsek hingga kotak penalti Persebaya.

Persib baru melakukan pergantian pemain di awal babak kedua, Tolic memasukkan Al Hamra Hehanussa menggantikan Ikhwan Tanamal. Pada menit 54, giliran Dedi Kusnandar dimasukkan menggantikan Lucho yang mengalami cedera.Kubu Persebaya juga melakukan pergantian pemain.Meski tampil hati-hati kedua tim tetap saling mengancam.
Pada menit 70, untuk penyegaran dan mendongkrak performa tim yang mulai menurun Tolic memasukkan Mariano Peralta dan Julio Cesar menggantikan Luka Menalo dan Gabriel Mutombo . Dua menit bermain, Peralta langsung memberikan ancaman melalui sepak pojok, namun belum membuahkan hasil. Hingga waktu normal, skor 1-1 masih bertahan.Laga pun berlanjut dengan perpanjangan Waktu 2×15 menit.
Pada menit 99, Tolic memasukkan tiga pemain sekaligus yaitu Ramon Tanque, Nazriel Alfaro Syahdan dan Muhammad Adzikry menggantikan Sekulic, Adam Alis dan Notsuda.
Di babak perpanjangan waktu kedua, Persebaya mendapat sejumlah peluang, tapi digagalkan kiper Teja Paku Alam yang bermain gemilang.
Petaka untuk Persib datang pada menit 112, Peralta diganjar kartu merah setelah peninjauan VAR akibat pelanggaran keras terhadap Rivera.Tampil dengan 10 pemain, Persib masih bisa mengimbangi Persebaya.
Di penghujung laga, Fitrah Maulana dimasukkan menggantikan Teja. Hingga babak perpanjangan waktu berakhir, skor 1-1 tak berubah dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam adu penalti yang berlangsung dramatis melibatkan tujuh pemain,dua algojo Persib, Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa gagal mencetak gol. Lima eksekutor Persib yang berhasil adalah Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar.
Dari kubu tim Bajul Ijo, enam eksekutor yakni Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramallo, Walber Motta, dan Gletson berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Satu-satunya algojo yang gagal adalah Yuran Fernandes.
Dengan keberhasilan ini Persebaya diguyur hadiah uang total Rp8 milyar. Sedangkan Persib sebagai runner up diganjar Rp3,5 milyar,Persija di peringkat tiga mendapat Rp2,5 milyar, dan Arema peringkat 4 berhak atas Rp1,5 milyar.(*)
