Drama Adu Penalti Warnai Final Turnamen Mini Soccer Putri di Cililin

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR-Drama adu penalti mewarnai Final Turnamen Mini Soccer Putri 2026 yang dimenangkan Tunas Putri Desa Cililin dengan skor 2-1 atas tuan rumah Putri Desa Budiharja di Lapangan RW 03 Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (30/8/2026).

Kemenangan tersebut sekaligus membuat Tunas Putri Desa Cillin mempertahankan gelar juara turnamen mini soccer putri yang digelar di Desa Budiharja.Sementara itu, Putri Desa Budiharja harus puas menjadi runner-up.

Nazwa: Bukan Rezeki, Kami Sudah Berjuang

Kapten Putri Desa Budiharja, Nazwa, mengaku tetap bangga dengan perjuangan rekan-rekannya meski gagal meraih gelar juara.Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk terus berlatih.

“Bukan rezekinya, tetapi kami sudah bermain penuh semangat. Ke depan mudah-mudahan lebih baik lagi, terus berlatih dan bisa juara tahun depan,” ujarnya.

Rini: Kunci Kami Kerja Sama Tim

Sementara kapten Tunas Putri Cililin, Rini, menyebut kerja sama menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya.Ia juga mengapresiasi perjuangan tim Budiharja yang mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

“Kuncinya kerja sama tim. Kami berdoa kepada Allah dan intinya percaya sama tim,” kata Rini.
Ia berharap turnamen tersebut dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar sehingga semakin banyak desa yang dapat berpartisipasi.

“Budiharja keren, pokoknya mantap. Semoga ada lagi ajang silaturahmi seperti ini dengan acara yang lebih besar,” ujarnya.

Top Skor dan Pemain Terbaik

Selain menentukan juara, turnamen juga memberikan penghargaan individu kepada pemain yang tampil menonjol.

Gelar top skor diraih Fani dari Desa Cililin dengan torehan 8 gol selama turnamen.
Sementara penghargaan pemain terbaik diberikan kepada Fera dari Desa Budiharja.

Dua penghargaan tersebut menjadi gambaran bahwa meskipun pertandingan final berakhir tanpa gol hingga adu penalti, turnamen tetap melahirkan pemain-pemain dengan performa terbaik.

Bukan Hanya Soal Juara

Kepala Desa Budiharja, Ahmad Syarif Hidayat, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen.Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak lepas dari kolaborasi Karang Taruna RW 03 dan Karang Taruna Desa Budiharja, serta dukungan pemerintah desa dan berbagai pihak lainnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan penonton yang ikut menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung.

“Terima kasih kepada para penonton. Suksesnya acara ini tidak lepas dari partisipasi dan dukungan, termasuk menjaga ketertiban dan kondusivitas selama turnamen,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.

“Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini turut meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM,” katanya.

Lebih jauh, Ahmad menilai nilai paling penting dari turnamen bukan semata-mata siapa yang menjadi juara.Baginya, pertemuan antarpemain dan masyarakat dari berbagai desa justru menjadi bagian paling berharga.

“Yang membuat saya terharu adalah silaturahmi kami antar desa. Hubungan antarpemain juga semakin erat. Bukan hanya gelar juaranya, tetapi persaudaraan dan kedekatan kita dengan desa-desa lain,” ujarnya.

Tahun Depan Ingin Lebih Besar

Ahmad mengatakan, turnamen tahun ini masih menjadi bahan evaluasi. Salah satunya terkait waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan berbagai agenda Agustus di sejumlah desa sehingga jumlah peserta belum sebanyak yang diharapkan.

Ke depan, pihaknya ingin mencari momentum yang lebih tepat agar turnamen dapat diikuti lebih banyak desa dari wilayah Bandung Barat Selatan.

“Ke depan kami upayakan konsisten diselenggarakan, tetapi akan kami evaluasi. Mudah-mudahan waktunya bisa lebih tepat sehingga semua bisa berpartisipasi,” katanya.

Bahkan, targetnya tidak berhenti pada beberapa kecamatan saja.Jika penyelenggaraan semakin matang, turnamen tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi ajang yang lebih luas hingga melibatkan desa-desa se-Kabupaten Bandung Barat.

Ahmad juga berharap pengelolaan turnamen ke depan semakin profesional, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak dan dukungan sponsor.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan pengusaha yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen.

Setelah pertandingan selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan closing ceremony. Para pemain, panitia dan pihak yang terlibat berkumpul dalam suasana penuh keakraban.(RESTU)

Leave a Reply