Veda Ega Pratama Gagal Raih Poin di San Marino

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR-Pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus melewati akhir pekan yang penuh ujian pada seri ke-14 Moto3 musim 2026 di Sirkuit Misano. Pada balapan Moto3 San Marino yang berlangsung hari Minggu (13/9/2026) sore WIB, Veda harus puas finis di posisi ke-18 dan gagal membawa pulang poin tambahan.

Setelah melalui sesi kualifikasi yang sengit, Veda awalnya mengamankan posisi start ke-16. Namun, karena beberapa pembalap lain terkena sanksi penalti grid, posisinya naik ke urutan start ke-15. Posisi ini sebenarnya membuka peluang besar bagi pembalap Honda Team Asia tersebut untuk masuk ke zona poin.

Memulai balapan 20 lap dengan cukup baik, pembalap berusia 17 tahun ini sempat merangsek dan mempertahankan posisinya di urutan ke-14 hingga ke-15 pada fase-fase awal balapan.

Memasuki pertengahan balapan (lap ke-10 ke atas), Veda mulai kesulitan menjaga ritme kecepatannya. Ia sempat melorot hingga ke posisi ke-19 dan bahkan ke-20 akibat ketatnya aksi saling salip di rombongan tengah.

Menjelang lap-lap akhir, Veda mencoba memulihkan posisinya. Meski berhasil melewati beberapa pembalap, ia akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-18. Ini menjadi balapan kedua beruntun bagi Veda finis di luar zona poin setelah seri Aragon sebelumnya. Walau demikian, Veda tetap aman di peringkat ke-7 klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 97 poin.

Evaluasi Jelang Tampil di Mandalika

Melalui rilis resmi tim Honda Team Asia, Veda Ega Pratama mengakui bahwa rangkaian akhir pekan di Misano berjalan cukup kompleks bagi dirinya, terutama saat mencoba menajamkan catatan waktu di area krusial sirkuit.

Melalui evaluasinya, Veda mengungkapkan bahwa hari balapan tersebut sangat sulit karena ia gagal meningkatkan catatan waktu saat kualifikasi dibandingkan hari sebelumnya. Ia kehilangan sekitar 0,9 detik di tikungan pertama setelah disusul pembalap lain, yang berdampak pada performa di sektor pertama.

Kendati demikian, ia mencatat kecepatan yang kompetitif di sektor-sektor lainnya.

Hasil di Misano ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Veda dan timnya untuk segera berbenah. Seri berikutnya akan menjadi momen krusial karena Veda akan pulang kampung untuk menghadapi balapan kandang di Pertamina Grand Prix of Indonesia (Sirkuit Mandalika) pada Oktober mendatang. (*)


Foto:ANTARANEWS

Leave a Reply