SPORTSJABAR-Meski menang 2-0 atas Semen Padang FC melalui brace Ramon Tanque pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26, pelatih Persib Bojan Hodak mengakui laga yang berlangsung di Stadion H.Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026) bukan laga yang mudah.
” Seperti yang saya bilang sebelumnya, bahwa ini bukan laga yang mudah buat kita, 20 menit pertama saya pikir berimbang, setelah itu kita bisa kontrol permainan dan bisa cetak gol.Tentunya kita ingin mengakhiri pertandingan ini dengan secepatnya dan bisa mencetak lebih dari satu gol,” ujar Hodak.
Menurut juru taktik asal Kroasia ini setelah 30 menit tim asuhannya bisa mencoba keluar dari tekanan lawan serta mencoba adaptasi dan mencetak gol.
“Setelah kebobolan satu gol mereka akan semakin keluar dan ini memberikan peluang buat kami, banyak area yang bisa kita manfaatkan karena mereka ingin membalas berusaha mencetak gol,” jelasnya.
Ia menambahkan di babak kedua Persib betul-betul mendominasi permainan,dan bisa menambah gol lagi. Sementara sepertinya mereka tak punya peluang yang benar-benar bisa berpotensi menjadi gol.
Hodak menjelaskan tidak mudah menjalani laga tandang karena ada sejumlah kendala, salah satunya cuaca, sehingga faktor adaptasi sangat penting.Cuaca di Padang lebih panas dibanding Bandung yang sejuk, dan kelembabannya berbeda.
“Artinya kita hanya mencoba beradaptasi ketika pertandingan di menit awal, dan kita tahu Semen Padang akan berusaha untuk melakukan pressing dan umpan panjang langsung ke daerah pertahanan dan mereka berusaha untuk itu,”paparnya.
Soal posisi Persib yang makin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 61 poin dari 26 laga, disusul Borneo FC (57) dan Persija (52) dengan jumlah laga yang sama, Hodak ogah memikirkan tim lain.
“Kita hanya fokus kepada tim kita, kita berusaha untuk pertandingan demi pertandingan,” tandas Hodak.(RESTU)
