Jelang Persib vs Persijap, Bojan Hodak: Konvoi Itu Omong Kosong!

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, merespons keras euforia berlebihan di media sosial mengenai rencana konvoi juara menjelang laga pamungkas kontra Persijap Jepara,Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Juru taktik asal Kroasia tersebut meminta semua pihak menghentikan pembicaraan tersebut demi menjaga fokus para pemain.

“Dengar, itu sepenuhnya omong kosong, kita belum memenangkan apa pun,” tegas Hodak dengan nada tinggi dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Hodak menilai, narasi konvoi yang beredar luas di media sosial justru merugikan timnya dari dua sisi. Selain bisa melonggarkan fokus anak asuhnya, hal tersebut juga akan membakar motivasi tim lawan untuk mengalahkan Persib.

“Saya tidak peduli tentang konvoi, saya hanya peduli tentang pertandingan besok. Pemain harus siap seratus persen karena Persijap adalah tim yang bagus. Mereka lebih baik daripada Borneo dan memiliki hasil bagus di beberapa laga terakhir,” tambahnya. Persijap juga menjadi salah satu dari sedikit tim yang mampu menumbangkan Persib musim ini.

Kondisi Skuad dan Hubungan Jarak Jauh

Menghadapi laga krusial ini, Persib dipastikan tampil tanpa gelandang asing Layvin Kurzawa yang masih absen akibat cedera, serta kapten Marc Klok yang terkena akumulasi kartu kuning. Meski begitu, Hodak memastikan sisa pemain lainnya dalam kondisi siap tempur.

Hodak juga menepis kekhawatiran terkait masa absennya yang sempat pulang ke Kroasia baru-baru ini. Ia menjamin persiapan tim tetap berjalan mulus berkat komunikasi tanpa henti dengan jajaran staf pelatih.

“Kami berkomunikasi setiap hari tentang taktik, siapa yang akan diturunkan, dan pergantian pemain apa yang akan digunakan. Kami sudah bersama selama beberapa tahun, jadi kami sudah saling tahu segalanya sebelum pertandingan,” jelasnya.

Tantangan Menurunkan Tensi Pemain

Persib saat ini sedang berada di atas angin dengan rekor impresif tak terkalahkan dalam 19 hingga 20 pertandingan terakhir. Rekor mentereng ini membuat motivasi ruang ganti melesat tinggi, hingga tugas Hodak kini justru berbalik.

“Bagi saya, saya tidak perlu memotivasi mereka, saya justru harus menenangkan mereka. Tim cukup percaya diri, dan itu bagus. Siapapun yang bermain, semua orang ingin tampil di pertandingan ini,” ujar Hodak.(*)

Leave a Reply