SPORTSJABAR– Universitas Kristen Maranatha memperlihatkan dominasinya sebagai penguasa basket mahasiswa di Bandung setelah tim putra dan putrinya kompak menjadi kampiun Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 yang berlangsung dari 17 hingga 22 Mei 2026 di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Pada laga final yang digelar Jumat (22/5/2026) tim putri Maranatha menumbangkan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) 78-62. Keberhasilan tim putri tim berjuluk The Bears ini diikuti tim putra Maranatha yang sukses menaklukan Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) dengan skor 54-66, sekaligus mengamankan tiket The Nationals bersama dengan tim putri Maranatha.
Dari sektor putri, Maranatha tampil gemilang sejak quarter awal melawan Unpar dengan karakter permainan eksplosive offense. Maranatha langsung menerapkan tempo permainan sangat cepat (high-tempo blitz) dan tidak pernah membuang waktu untuk beradaptasi dengan permainan lawan.
Kolaborasi impresif Anggita Yuliani bersama Berlian Yesi di bawah ring dan agresivitas Antoinette Louise mengolah bola, membuat Maranatha semakin mendominasi permainan hingga quarter keempat berakhir.
Kapten tim putri Maranatha Anggita Yuliani mensyukuri kemenangannya meski harus banting tulang dengan keterbatasan pemain yang ada, namun timnya tetap tetap kompak dan saling berkontribusi satu sama lain.
“Kami sangat bersyukur menjadi juara Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 meski tidak tampil dalam kekuatan penuh, tentunya dengan persiapan cukup intens mulai latihan ketahanan fisik, kecepatan hingga latihan running game. Selanjutnya kami akan ada training center yang dimulai Kamis (28/5) mendatang untuk persiapan ke The Nationals,” ujar pemain bernomor punggung 16 tersebut.
Sementara, partai puncak tim putra antara ITHB versus Universitas Kristen Maranatha menjadi salah satu rivalitas terbesar basket kampus di Jawa Barat, karena keduanya memiliki sejarah persaingan yang panjang dengan kualitas pemain yang merata.

Sejak tip-off kedua kubu sudah tampil kompetitif, namun disiplin pertahanan solid dan kolektivitas rapi yang diterapkan Maranatha mampu mendulang pundi-pundi poin di babak awal.
Selepas halftime, ITHB mulai memberikan counter attack kepada Maranatha hingga memperkecil selisih poin. Namun, berkat taktik dan kontrol ritme permainan yang konsisten, tim besutan Coach Arif ini mampu mempertahankan keunggulannya hingga buzzer akhir berbunyi.
Pelatih Universitas Maranatha, Arif Gunarto menyampaikan cukup puas dengan permainan tim putra dan putri Maranatha yang dapat meraih gelar ganda sekaligus.
“Hari ini pertandingan seru dan enak dilihat, kami sudah tahu track record ITHB dan di situlah taktik kami diadu. Tentunya sebelum berlaga di The Nationals nanti, kita akan melakukan persiapan yang lebih matang baik tim putra dan tim putri,” tutur Coach Arif.
Kapten tim putra Maranatha Fikran Fattah, mengaku ITHB adalah lawan ideal dan cukup memberikan tekanan kepada timnya, sehingga banyak evaluasi yang harus dibenahi.
“Masih banyak yang perlu kami benahi dari segi defense, komunikasi dalam eksekusi rebound dan three point. Kami sudah sering bertemu ITHB dan mengetahui kelebihan maupun kelemahannya, kami berusaha mengeksekusi taktik yang diinstruksikan Coach Arif dengan baik sehingga mampu mengungguli ITHB,” jelas Fikran.
Juara dan runner up dari Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 akan melaju ke tahap The Nationals, yang akan mempertemukan para tim terbaik dari empat regional lainnya, yaitu Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta pada 6 – 13 Juni 2026.
Selanjutnya, juara sektor putra dalam kompetisi yang didukung oleh Polytron ini akan mewakili Indonesia ke Liga Basket Mahasiswa Asia atau Asian University Basketball League (AUBL) 2027 mendatang.

Kembangkan Olahraga, Campus League Jalin Kerja Sama dengan UPI
Usai rangkaian regional finals, kompetisi Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang olahraga ini dilakukan oleh CEO Campus League, Ryan Gozali bersama Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional, Pupung Purnawarman, M.S.Ed., Ph.D., Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Prof. Dr. Komarudin, M.Pd. dan Dekan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Dr. Dody Mohamad Kholid, S.Pd., M.Sn.
Perjanjian kerjasama antara Campus League dan UPI bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa.
“Campus League memiliki rencana jangka panjang terhadap pengembangan olahraga bagi mahasiswa. Sehingga kami juga perlu berjalan bersama dengan pihak universitas yang nantinya akan menjadi tempat home-away bagi penyelenggaraan kompetisi berbagai cabang olahraga di bawah bendera Campus League. Kami bersyukur itikad baik ini mendapat sambutan positif dari pihak UPI,” jelas Ryan.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional, Pupung Purnawarman, menyambut baik kerja sama ini bersama Campus League yang memiliki urgensi yang sangat strategis, serta dapat melatih kompetensi mahasiswa yang ikut terlibat dalam penyelenggaraan Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1.
”Kami sangat terbuka dengan penandatanganan kerja sama ini, karena ini merupakan langkah penting dalam implementasi Tridharma perguruan tinggi salah satunya melalui bidang olahraga. Selain menjunjung sportivitas, dapat menumbuhkan ekosistem kompetitif dan profesional di kalangan mahasiswa, kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk lima tahun ke depan,” tandas Pupung.
Adapun kerjasama antara Campus League dengan UPI akan berlangsung hingga lima tahun kedepan.(*/BUDI)
