SPORTSJABAR-Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Reidel Toiran menegaskan bahwa skuad besutannya kini dalam kondisi siap tempur 100% untuk menghadapi AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang bergulir mulai 13 Mei 2026 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak.
Amunisi “Dream Team” Dunia
Toiran terlihat percaya diri pasalnya kini menahkodai skuad yang dijuluki sebagai Dream Team karena kehadiran empat pemain asing kelas dunia yang didatangkan khusus untuk membidik gelar juara.
Mereka adalah Robertlandy Simon (Kuba) Middle blocker legendaris yang kembali menjadi pilar pertahanan dan stabilitas tim.Noumory Keita (Mali) Mesin pendulang poin utama yang didatangkan setelah tampil impresif di Liga Italia.Rok Možič (Slovenia) Outside hitter muda elit Eropa yang diprediksi akan menjadi pembeda dalam strategi serangan.Bardia Saadat (Iran) Opposite yang sudah sangat mengenal ritme permainan tim sejak Proliga 2026, sehingga memudahkan proses adaptasi taktis di bawah Toiran.
Fokus Strategi dan Target Juara
Dengan skuad bertabur bintang manajemen dan tim pelatih menargetkan podium tertinggi setelah pada edisi 2023 hanya mampu meraih posisi runner-up.
Toiran memfokuskan persiapan pada adaptasi cepat memanfaatkan pemain yang sudah berpengalaman di kompetisi lokal (seperti Saadat dan Farhan Halim) untuk mempercepat chemistry dengan pemain baru.
“Kehadiran bintang dunia penting untuk mengangkat standar permainan pemain lokal sekaligus memberikan tontonan kelas atas bagi pendukung di tanah air,” ujar Toiran.
Bhayangkara akan membuka turnamen pada hari Rabu dengan pertandingan melawan Jaiyq Oral dari Kazakhstan.
Klub ini meraih medali di dua dari tiga edisi sebelumnya kejuaraan klub Asia, dengan perak pada tahun 2023 dan perunggu pada tahun 2024. Di sisi lain, Jaiyq telah mengamankan kehadiran bintang dari Amirhossein Esfandiar dari Iran.
Pertandingan perempat final kedua pada hari Rabu akan menyajikan duel antara Al-Rayyan dari Qatar dan Cheonan Hyundai Capital Skywalkers dari Korea, dengan bentrokan kekuatan besar antara striker-striker kaliber tinggi seperti Michal Finger dari Republik Ceko dan Jiang Chuan dari Tiongkok.
Al-Rayyan adalah juara bertahan tahun lalu, dan juga memiliki dua medali perak dan satu perunggu dalam koleksi kontinental mereka, sementara Skywalkers akan mencoba membawa Korea kembali ke podium Asia untuk pertama kalinya dalam seperempat abad.(*)
Foto:TVONENEWS.COM
