SPORTSJABAR-Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama melakukan comeback impresif pada Moto3 Grand Prix (GP) Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026).Start dari posisi ke-18 ia sempat menembus posisi ke-9, sebelum melorot ke posisi 15 akibat track limit, dan akhirnya finis di posisi ke-11.
Laman MotoGP, menyatakan Veda yang memperkuat Honda Team Asia harus berjuang keras sepanjang balapan setelah memulai lomba dari posisi yang tidak menguntungkan akibat mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi.
Finis di posisi ke-11 membuat Veda mengoleksi total 105 poin dan menempati peringkat ke-8 klasemen sementara, menyamai poin rival terdekatnya,pembalap Malaysia Hakim Danish.
Veda mengaku balapan di sirkuit Motegi ini sangat menantang dan menguras fisik hari ini. Memulai balapan dari posisi ke-18 setelah insiden kualifikasi kemarin tentu bukan situasi yang mudah bagi dirinya. Namun, sejak lampu start padam, ia hanya fokus untuk terus maju dan memulihkan posisi lap demi lap.
“Motor terasa sangat kompetitif di awal, dan saya sempat berhasil merangsek ke grup depan serta masuk 10 besar. Sayangnya, hukuman track limit membuat saya harus kehilangan ritme dan melorot kembali ke posisi ke-15,” jelas Veda.
Ia menambahkan di lap-lap akhir, hanya berpikir untuk memberikan segalanya dan tidak menyerah. Finis di posisi ke-11 dan berhasil mengamankan poin krusial adalah hasil kerja keras seluruh tim.
Hasil di Jepang ini menjadi motivasi besar, terutama karena seri berikutnya adalah balapan kandang di Sirkuit Mandalika, Lombok.
“Saya sudah tidak sabar untuk tampil di hadapan pendukung Indonesia dan bertekad meraih hasil yang jauh lebih baik di sana,”tandasnya.
Hiroshi Aoyama,Tim Manajer Honda Team Asia pada balapan ini melihat perjuangan yang sangat luar biasa dari Veda. Memulai balapan dari baris belakang di sirkuit teknis seperti Motegi selalu menjadi misi yang berat.
“Veda menunjukkan kedewasaan balap yang luar biasa hari ini; dia melakukan comeback yang solid, bertarung dengan bersih, dan mampu melewati masa-masa sulit di lintasan setelah terkena penalti track limit,”ucap Aoyama.
Menurut Aoyama finis di posisi ke-11 membuktikan bahwa dia memiliki kecepatan yang setara dengan barisan depan, persis seperti yang terlihat pada sesi latihan bebas hari Jumat (2/10/2026). Tambahan 5 poin ini sangat penting untuk posisinya di klasemen. Manajemen tim sangat mengapresiasi kerja kerasnya hari ini.
Seri berikutnya Veda bakal berlaga di negara sendiri pada Pertamina Mandalika International Circuit, Indonesia (9–11 Oktober 2026).
“Sekarang fokus kami sepenuhnya beralih ke GP Indonesia di Mandalika pekan depan. Kami akan mengevaluasi data akhir pekan ini dan memastikan kedua pembalap kami mendapatkan paket motor terbaik untuk bersinar di Asia,”pungkas Aoyama.(*)
