Lautan Biru! Ratusan Ribu Bobotoh Padati Pawai Juara Persib

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR-Kota Bandung berubah menjadi lautan biru setelah ratusan ribu Bobotoh turun ke jalan untuk merayakan parade juara Persib Bandung pada Minggu, 24 Mei 2026. Parade kolosal ini digelar menyambut sejarah emas three-peat atau hattrick juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang berhasil ditorehkan oleh skuad Pangeran Biru.

Bandung Membiru Sejak Pagi Buta

Satu hari setelah memastikan trofi juara lewat laga penentu kontra Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), denyut nadi Kota Bandung langsung dipenuhi euforia. Sejak pukul 07.00 WIB, ribuan suporter dengan atribut biru-putih, bendera raksasa, dan syal kebanggaan telah mengepung area Parkiran Barat Gedung Sate yang menjadi titik awal keberangkatan konvoi.

Suara knalpot kendaraan, tabuhan drum, hingga lantunan chant kebanggaan bersahutan tanpa henti memecah keheningan kota.

Arak-arakan Lima Generasi Juara
Rute konvoi dimulai dari Gedung Sate, lalu bergerak membelah jalanan Utama Kota Bandung melintasi Jalan Banda, Jalan RE Martadinata, Jalan Merdeka, Kawasan Viaduct,Jalan Lembong, Jalan Veteran, Simpang Lima, Jalan Asia Afrika dan berakhir di depan Gedung Merdeka.

Perayaan kali ini terasa sangat emosional karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan iring-iringan truk Unimog, kendaraan wisata Bandros, dan armada bus khusus.

Iring-iringan ini tidak hanya membawa skuad utama musim 2025/2026, tetapi juga memboyong lima generasi emas para legenda yang membawa Persib juara pada tahun 1995, 2014, 2024, 2025, dan 2026.

Di atas kendaraan terbuka, manajer ikonik Umuh Muchtar, pelatih Bojan Hodak, serta pilar bintang seperti Adam Alis, Marc Klok, Thom Haye, hingga Layvin Kurzawa berulang kali melambaikan tangan menyapa lautan manusia.

Aksi Spontan Pemain Bintang dan Guyuran Hujan

Kepadatan yang luar biasa membuat kendaraan konvoi sempat tertahan di beberapa titik. Menariknya, antusiasme ini justru memicu aksi tak terduga dari para pemain bintang milik Persib.

Bek asing asal Prancis, Layvin Kurzawa, mencuri perhatian dengan berjoget heboh di atas bus sambil menyalakan smoke flare berwarna biru. Sementara itu, gelandang Thom Haye yang mengenakan kacamata hitam ikut larut bergoyang mengikuti irama sorakan Bobotoh.

Meskipun cuaca sempat berganti menjadi guyuran hujan, massa suporter menolak beranjak dan tetap setia mengawal sang pahlawan.

Puncak Magis di Jembatan Asia Afrika

Puncak dari seluruh rangkaian pesta rakyat ini terjadi di kawasan bersejarah Jalan Asia Afrika. Saking padatnya trotoar dan badan jalan oleh ratusan ribu manusia, para pemain bahkan harus turun dari kendaraan dan berjalan kaki demi menembus kerumunan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang ikut larut dalam konvoi, tampak berjalan bersama skuad menuju titik akhir di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika. Di atas JPO legendaris tersebut, seluruh pemain, staf pelatih, dan ofisial berkumpul bersama untuk mengangkat trofi Super League 2025/2026 ke udara.

Momen pengangkatan piala ini disambut oleh gemuruh kembang api dan kepulan asap biru yang membakar langit Tatar Sunda. Perayaan megah ini kemudian ditutup secara formal di Pendopo Kota Bandung.

Bagi publik Bandung, konvoi 24 Mei 2026 bukan sekadar pawai kemenangan biasa. Ini adalah panggung pembuktian loyalitas tanpa batas dan penahbisan status Persib Bandung sebagai klub tersukses di era modern Liga Indonesia.(*)

Foto:PERSIB.CO.ID

Leave a Reply