SPORTSJABAR–SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat menjadi kampiun MilkLife Socer Challenge Bandung Seri 1 2026 – 2027 setelah memenangi laga final yang berlangsung seru dan menegangkan di Lapangan Seskoad Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026).
Dalam turnamen sepakbola putri yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini, SDN 075 Jatayu menjuarai KU 10 usai mengalahkan SDN 065 Cihampelas dengan skor 2-1.
Gol SDN 075 Jatayu dicetak pada menit ke-15 oleh Felisha Mikhayla Hernawan.SDN 065 Cihampelas menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat eksekusi penalti Nefi Putri Seftian pada menit ke-17.Penalti diberikan setelah pemain SDN 075 Jatayu, Shanum Nasha Razita, melakukan handball di area terlarang.
Namun, hasil tersebut tak bertahan lama. Semenit berselang, Felisha Mikhayla Hernawan kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa SDN 075 Jatayu unggul 2-1.
Kemenangan 2-1 memastikan SDN 075 Jatayu meraih gelar juara KU 10 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027. Ini merupakan gelar kedua bagi SDN Jatayu 075 setelah sebelumnya juga pernah menjadi jawara pada MilkLife Soccer Challenge Bandung 2025
Sedangkan SDN 021 Ciporeat merebut gelar juara KU 12 setelah menundukan SD Pelita juga dengan skor 2-1.
SDN 021 Ciporeat membuka keunggulan pada menit ke-13 oleh pemain nomor punggung 7, Kayla Anisa Salsabila.Mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui sepakan Shafira Ramadhani.
Gol balasan SD Pelita tercipta pada menit ke-18 setelah Annisa Febriany melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper SDN 021 Ciporeat.

Head Coach SDN 021 Ciporeat, Muhammad Hilal Azhary, terkejut timnya berhasil menapaki podium tertinggi. Terlebih lagi, laga final merupakan palagan terberat mengingat mereka harus berjumpa dengan SD Pelita yang memiliki catatan impresif sejak fase grup.
Ia menilai, kemenangan skuad asuhannya tak lepas dari proses panjang yang dijalani para pemain. Setelah beberapa kali gagal menjejakkan kaki di partai final di seri-seri sebelumnya, para pemain berbenah, melakukan evaluasi hingga memperbaiki teknik serta mental ketika berlaga di arena.
Kedisiplinan dan kesediaan mereka menjalani berbagai program latihan, termasuk latihan fisik, menjadi salah satu kunci keberhasilan tim.
“Di partai final ini kami fokus di defense karena lawan memiliki teknik yang bagus sembari kami memberi perlawanan ke jantung pertahanan lawan. Alhamdulillah anak-anak mampu mengikuti strategi yang diberikan pelatih. Hasilnya maksimal, kami bisa juara,”ucap Hilal.
Menurut dia ini adalah hasil dari proses yang dijalani para pemain. Mereka latihan tiga sampai empat kali seminggu, tetapi tidak pernah mengeluh ketika diberikan latihan fisik maupun program lainnya. Mereka tetap menerima dan menjalani semua proses Latihan.
Senada dengan hal tersebut, Kapten SDN 021 Ciporeat, Septi Nurfitriani bangga dapat keluar sebagai juara di kompetisi bergengsi ini. Ia menyebut laga di partai pamungkas melawan SD Pelita berlangsung seru sekaligus sulit.
Namun, berbekal pertandingan di babak perempat final yang juga menguras energi, membuat ia dan timnya tak gentar menghadapi SD Pelita yang difavoritkan menjadi juara.
“Pada perempat final, kami juga bertemu lawan yang sulit. Bahkan, kami sempat ingin menyerah, tapi orangtua menyemangati kami hingga akhirnya kami meraih kemenangan demi kemenangan hingga ke final. Kami senang bisa jadi juara MilkLife Soccer Challenge,” imbuh dia.

Peningkatan Kualitas Peserta Jadi Angin Segar Pembinaan Atlet Usia Dini
Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Satia Chandra Wiguna, memaparkan, kualitas pesepakbola putri dan permainan kala bertanding di MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2026-2027 menunjukkan perkembangan menggembirakan.
Menurut Chandra, munculnya juara baru di Bandung baik KU 10 dan KU 12, menjadi salah satu indikator semakin meratanya kualitas para peserta. Adapun seri Bandung kali ini diikuti oleh 1.517 siswi SD dan MI dari 78 sekolah yang tergabung di 43 tim KU 10 serta 99 tim KU 12.
“Di Bandung kualitas peserta dan permainan mereka meningkat. Ini terlihat dari adanya juara baru untuk KU 10 dan KU 12. Hal ini semakin menguatkan kami bahwa Bandung memang memiliki tradisi sepakbola yang kuat, tidak hanya di sektor putra tapi juga sektor putri. Tentunya ini menjadi angin segar bagi pembinaan sepakbola putri usia dini di Indonesia,” ujar Chandra.
Munculnya bibit-bibit berkualitas di Kota Kembang menambah optimisme terhadap materi pemain yang akan mengisi skuad MilkLife Soccer Challenge All Stars Bandung.
Tim talent Scouting All Stars Bandung, Yeri Permadi mengatakan saat ini ia beserta timnya mulai mengumpulkan dan mengkurasi pemain-pemain potensial yang akan bergabung dalam program extra training, sebuah program latihan intens lanjutan yang dipersiapkan bagi skuad yang akan berlaga di MilkLife Soccer Challenge All Stars 2027 yang akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah.
“Kami memiliki banyak talenta baru sehingga tim scouting juga harus bekerja lebih cermat. Bandung bisa kita klaim sebagai salah satu gudang talenta sepak bola putri. Banyak bakat terpendam yang perlu mendapatkan wadah pembinaan. Jadi kami akan berusaha sebaik mungkin memilih pemain yang cocok untuk ikut di MLSC All Star 2027,” ungkapnya.
Pihaknya berterima kasih kepada MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation yang sudah menghadirkan kompetisi ini sehingga anak-anak memiliki tempat untuk berkembang.
Extra training akan melibatkan sekitar 40 peserta terbaik dari dua seri di setiap kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge.
Mereka akan mendapatkan latihan tambahan satu kali dalam sepekan guna menajamkan teknik dan bakat mereka mengolah si kulit bundar di lapangan hijau sebelum akhirnya terpilih untuk membela kota mereka di ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026 – 2027:
Kategori Usia 10
Champion : SDN 075 Jatayu
Runner-up : SDN 065 Cihampelas
Semifinalis : SDN 091 Cibeureum Kota Bandung & MIS Darussalam
Top Scorer : Felisha Mikhayla Hernawan – SDN 075 Jatayu (15 gol), Glory Grennita Melani Utama – SDN Cipada Cikalong Wetan (15 gol), & Nefi Putri Seftian – SDN 065 Cihampelas (15 gol)
Best Player : Ravika Marwah Larasanti – MIS Darussalam
Best Goalkeeper : Balqis Azzahra Putri – SDN 065 Cihampelas
Fairplay Team : SDN Cipada Cikalong Wetan
Kategori Usia 12
Champion : SDN 021 Ciporeat
Runner-up : SD Pelita
Semifinalis : SDN 043 Cimuncang & SDN 188 Bandung Baru
Top Scorer : Naquita Syahmina Guntara – SD Pelita (22 Gol)
Best Player : Khansa Nafa Talitha – SD Pelita
Best Goalkeeper : Adzkia Nabila Habibah – SD Pelita
Fairplay Team : SDN 035 Soka
(*)
