Super Chess National Tournament 2026 di Bandung Lahirkan Juara Baru

Posted by
Bagikan kiriman ini

SPORTSJABAR-Kejuaraan catur bergengsi “Super Chess National Tournament Series 4 2026” melahirkan juara baru kategori Open atas nama Yoseph Thaher.Master Internasional (IM) asal Jawa Barat ini secara mengejutkan menyingkirkan Grand Master top Indonesia Susanto Mergaranto yang harus puas menempati posisi keenam turnamen yang digelar 17 Oktober hingga 18 Oktober 2026 di Piset Square, Jalan Pelajar Pejuang, 45, Kota Bandung.

Sementara untuk kategori mahasiswa dan Non Master gelar juara direbut Epesians Prismaranatha (Udinus).Sedangkan El Dinus Chess menjadi juara kategori beregu antar kampus.Kategori veteran dijuarai oleh Zadiat NNCC (NNCC_Jabar).

Turnamen hasil kolaborasi Superchallenge dan Pengurus Percasi Jawa Barat tersebut, kali ini memasuki Series ke-4.Kejuaraan berskala nasional ini terbagi menjadi 4 kategori, yakni beregu antar kampus, mahasiswa, open dan veteran.

Super Chess National Tournament tahun ini diikuti 26 tim untuk kategori beregu antar kampus, di antaranya Binus, Padjajaran, Tim ITB, Tim Polman, UPI, dan UGM, Unair serta Brawijaya.

Selanjutnya, sebanyak 78 orang ikut dalam turnamen ini di kategori mahasiswa (non master). Dan, 70 peserta akan bertanding di kelompok Veteran (non master).

Sebelum pertandingan antar pecatur di Super Chess National Tournament Series 4 digelar, berlangsung acara pembukaan, Minggu 18 Oktober 2026, yang dihadiri Perwakilan Bidang Pembinaan dan Prestasi (Bidpres) KONI Jawa Barat, Ir. Muhammad Ridlo Eisy, MBA, Wakil Ketua Umum 1 Percasi Jawa Barat, H.Abdul Chamid, dan Dicky Irfan Firmansyah, Sekretaris Umum Percasi Jawa Barat.

Selanjutnya, secara simbolis kejuaraan diawali “pertarungan” singkat antara
Perwakilan Superchallenge Regional Bandung, Emanuel Kristian Aditiyanto, melawan Grandmaster (GM) terkenal Susanto Megaranto.

Ketua Panitia Pelaksana Super Chess National Tournament Series 4, H. Soleh Subari menyebut terselenggaranya Super Chess yang tahun ini sudah memasuki series ke 4
berkat dukungan dan konsisten dari Superchallenge sehingga turnamen ini terus hadir dan berkembang dari tahun ke tahun.

Kemudian, kata H. Soleh, kejuaraan yang mempertandingkan kategori open, beregu, mahasiswa, dan juga veteran, jumlah pesertanya meningkat signifikan.

“Jadi dari empat kategori turnamen yang juga diikuti oleh para Grand Master, International Master, Fide Master, Master Nasional, dan juga para wanitanya, sekarang jumlahnya menjadi 18 provinsi,” katanya.

“Artinya ada perwakilan dari Sabang sampai Merauke, plus tiga peserta dari luar negeri, yaitu dari Malaysia, Singapura, dan Uzbekistan,” ujar H. Soleh.

Dan yang menarik, tutur H. Soleh, dari kelangsungan Super Chess ini, juaranya tiap tahun berubah.

Peningkatan jumlah peserta terutama dari kalangan mahasiswa. Dulu pesertanya di bawah 30. Sekarang bisa 78. Beregu antar kampus dulu 23 sekarang bisa 26. Sementara kalau kategori veteran dulu 68 sekarang sudah naik dua.

“Untuk kategori umum open kita bisa menghadirkan lima grandmaster. Diantaranya grandmaster Susanto Megaranto dan Novendra Priasmoro.Ada juga dua Woman Grandmaster. Kalau IM itu banyak. IM lebih dari 10. Kemudian di bawahnya ada Fide Master dan Woman Fide Master,” tuturnya.

H.Soleh salut pada Super Challenge yang menyediakan hadiah total Rp150 juta, karena hadiah sebesar ini belum pernah ada di Jawa Barat.Turnamen Super Chees ini pun menjadi ajang silaturahmi bagi para insan catur.

Perwakilan Superchallenge Regional Bandung, Emanuel Kristian Aditiyanto menagatakan, pihaknya memang mengincar konsistensi hingga turnamen ini bisa berlangsung yang keempat kalinya di tahun ini.

Bukan itu saja Superchallenge juga mengikuti perkembangannya termasuk dalam soal jumlah peserta yang kali ini meningkat dengan drastis. “Dan juga ternyata pesertanya muncul tidak hanya secara nasional tapi juga datang dari mancanegara. Sangat luar biasa untuk Super Chess yang keempat ini,” kata Kristian.

Menurut Kristian tahun lalu itu pesertanya masih kisaran 400-an, sekarang sudah menyentuh 520. Jadi, naiknya cukup signifikan. Dan itu adalah alasan Super Challenge mengadakan event olahraga ini sampai seri keempat.

“Kita melihat adanya potensi dari seri yang pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Terbukti di seri yang keempat ini ada pengingkatan jumlah peserta dibanding seri 3,” ujar Kristian.

Ia mengakui pihaknya semakin senang peserta di kategori mahasiswa ada peningkatan , baik perorangan maupun beregu . Jadi, bisa dianggap bahwa ternyata catur ini masih hidup di generasi muda.

“Peningkatannya tidak hanya dalam segi jumlah peserta tapi di anak-anak mudanya juga berkembang. Kan kita memang berharap di situ ya. Jadi, stigma bahwa catur ini adalah permainan orang-orang tua, ternyata enggak. Catur ini masih dalam kategori permainan anak muda. Terlihat dari besarnya antusiasme mahasiswa pada olahraga otak ini,” paparnya.

Percasi Jawa Barat menyampaikan bahwa sekarang catur itu sudah masuk sebagai ekstrakurikuler. Dan juga kalau di lingkungan mahasiswa itu masuknya sebagai UKM, unit kegiatan mahasiswa.

Karena itu pula, Superchallenge juga berharap event ini tidak hanya berhenti di tahun ini tapi bisa berlangsung lagi di masa akan datang berlanjut ke series yang kelima.

Dengan hadiah total sebesar 150 juta rupiah, Kristian berharap seluruh peserta dari semua kategori bisa bertanding dengan maksimal dan dapat memperoleh hasil yang diimpikan yang terbaik.

Hari pertama kejuaraan, Sabtu 17 Oktober 2026 diawali dengan mempertandingan kategori beregu antar kampus yang diikuti 26 tim. Format pertandingan menggunakan sistem Swiss 7 babak dengan kontrol waktu 10 menit + 3 detik per langkah.

Gelaran Super Chess National Tournament Series 4 makin menarik setelah panitia menggelar acara Fun Chess untuk menarik perhatian penonton. Tiga orang pecatur diberi kesempatan menantang GM terkenal Susanto Megaranto. Ketiganya adalah Muhammad Rafly Syukuri dari UPI 2,Aditya Bayu Pratama dari Tim Maba Baru Chess, dan Muhammad Mu’alief dari ITB.

Dengan durasi waktu singkat hanya 2 menit, Susanto berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Rafly, sang penantang, mengakui ketangguhan lawannya. “Memang keliatan beda levelnya. Nggak ketebak langkahnya,” ujar Rafly.

Sedangkan, Muhammad Mu’alief, merasa gugup sejak awal pertarungan. Menyimak komentar lawan-lawannya, Susanto menyarankan para pecatur muda itu mau belajar lebih giat. “Jangan mudah menyerah kayak gitu,” katanya.(BUDI)

Hasil Superchallenge Super Chess National Tournament Series 4 2026

Open
1.(IM)Yoseph Thaher BTS 207 (Jabar)
2.(PM)As Syah Syah Syakish Thirof (Kediri-Jatim)
3.(FM)Agus Kurniawan (UIN Satu Jatim)
4.(IM)Aditya Bagus Farhan (DKI)
5.(FM) Deni Sonjaya (Bandung-Jabar)
6.(GM) Susanto Megaranto (Jabar)

Beregu Antar Kampus:

  1. El Dinus Chess
    2.UGM Akurasi
    3.UINSATU King A
    4.UIN SGD Nawasena
    5.UINSATU kING B
    6.Binus A

Mahasiswa/Non Master
1.Epesians Prismaranatha (Udinus)
2.Abed Nego GRCC (Bekasi/Jabar)
3.Michael Anggit Prasaja (UGM-DIY)
4.Muhammad Aditya Farhan (UGM–DIY
5.Adam Ahmad Harsono (UIN-Tulungagung)
6.Kurniawan Umbu Toda Saputra (Malang-Jatim)

Veteran/Non Master
1.Zadiat NNCC (NNCC_Jabar)
2.Dedi Pandawa Lima (Bandung-Jabar)
3.Kusnandar LCC (Depok-Jabar)
4.Yana Sufiyana (Garut-Jabar)
5.Asep Naryadi (Sumedang-Jabar)
6.Decky BU (Bandung-Jabar)

Penghargaan Khusus

  • Best Women College: Cherista Joane Nungki
  • Best Non Master: Tito Aditya
  • Best Woman Open: Christine Elisabeth.

Leave a Reply